Kabupaten Kubu Raya menuju Bebas Frambusia
Frambusia adalah penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum pertenue. Penyakit ini termasuk dalam kelompok penyakit tropis terabaikan (neglected tropical diseases) dan umumnya menyerang kulit, tulang, serta jaringan lunak, terutama pada anak-anak di daerah tropis dengan sanitasi yang kurang baik.
Secara naratif, frambusia sering dimulai dari luka kecil atau benjolan pada kulit yang tampak seperti kutil atau luka basah. Lesi awal ini biasanya tidak terlalu nyeri, sehingga sering diabaikan. Namun, tanpa pengobatan, infeksi dapat menyebar ke bagian tubuh lain, menyebabkan luka yang lebih luas, bahkan merusak tulang dan menimbulkan kecacatan permanen.
Penularan terjadi melalui kontak langsung dengan luka yang terinfeksi, terutama di lingkungan padat dan dengan kebersihan yang kurang terjaga. Oleh karena itu, anak-anak yang sering bermain tanpa alas kaki atau memiliki luka terbuka lebih berisiko tertular.
Pemeriksaan frambusia umumnya dilakukan melalui observasi klinis terhadap gejala kulit, dan bila tersedia, dapat diperkuat dengan tes laboratorium. Kabar baiknya, penyakit ini dapat disembuhkan dengan antibiotik sederhana seperti suntikan penisilin atau obat minum tertentu jika diberikan pada tahap awal.
Upaya pencegahan meliputi peningkatan kebersihan diri dan lingkungan, pengobatan massal di daerah endemis, serta edukasi masyarakat untuk mengenali gejala sejak dini. Dengan deteksi dan penanganan yang tepat, frambusia dapat dikendalikan bahkan dieliminasi.
Kabupaten Kubu Raya berkomitmen menuju Bebas Frambusia sebagai wujud nyata peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Dipimpin oleh Bupati Kubu Raya H. Sujiwo, S.E., M.Sos. bersama Wakil Bupati H. Sukiryanto, S.Ag., langkah strategis terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor, pelayanan kesehatan yang optimal, serta edukasi kepada masyarakat.Mari bersama kita wujudkan Kubu Raya yang melayani dan maju, dengan lingkungan sehat dan bebas penyakit menular.